Gemuruh Lapangan Basket Karuna Dipa: Final KBC 2026 Berlangsung Sengit!

​PALU – Sorak-sorai penonton memecah keheningan di kompleks Sekolah Karuna Dipa hari ini. Karuna Dipa Basketball Competition (KBC), turnamen basket bergengsi yang telah berlangsung selama dua pekan terakhir, kini mencapai puncaknya. Lapangan Basket Karuna Dipa menjadi saksi bisu perjuangan tim-tim terbaik yang memperebutkan gelar juara.
​Atmosfer Pertandingan Penutup
​Sejak pagi tadi, tribun lapangan sudah dipadati oleh pendukung masing-masing sekolah yang membawa genderang dan atribut tim. Suasana penutupan hari ini terasa sangat istimewa karena mempertemukan rival-rival lama dalam laga final yang penuh tensi tinggi.
​Rangkaian Acara Penutupan
​Selain pertandingan final yang menjadi sajian utama, panitia pelaksana juga telah menyiapkan serangkaian acara menarik untuk menutup kompetisi tahun ini:
​Performance Dance: Penampilan atraktif dari tim dance sekolah yang memukau penonton di jeda pertandingan.
​Awarding Session: Penyerahan piala tetap, piala bergilir, serta penghargaan individu seperti Most Valuable Player (MVP) dan Top Scorer.
​Closing Ceremony: Pidato penutupan dari pihak yayasan dan kepala sekolah sebagai tanda berakhirnya turnamen secara resmi.
​Sportivitas di Atas Segalanya
​Ketua Panitia KBC menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar mencari juara, melainkan memupuk bakat atlet muda di Sulawesi Tengah serta mempererat tali persaudaraan antar-pelajar. “Kami bangga melihat semangat juang para pemain yang tetap menjunjung tinggi sportivitas di lapangan,” ujarnya di sela-sela pertandingan.
​Hingga berita ini diturunkan, pertandingan final masih berlangsung dengan skor yang sangat ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kabar Sekolah Lainnya

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman

Download App Web Sekolah

Nikmati Cara Mudah dan Menyenangkan Ketika Membaca Buku, Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman